PENDIDIKAN MORAL SEBAGAI FONDASI KEJENIUSAN : ANALISIS PSIKOLOGI KOGNITIF-PERILAKU PADA ILMUAN MUSLIM ABU AL-QASIM AL-ZAHRAWI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendidikan merupakan proses transfer ilmu tapi bukan hanya sekedar transfer tapi membentuk manusia menjadi manusia yang memanusiakan manusia. Moral adalah sebuah adat kebiasaan yang turun temuran disuatu lingkungan dan kebiasaan ini adalah hal-hal positif atau perilaku baik.Pendidikan moral merupakan proses mentranfer adat kebiasan yang baik tersebut. Dan moral yang baik dapat menumbuhkan seseorang menjadi jenius. Dalam penelitian ini peneliti mencoba mencari tahu bagaimana pendidikan moral dalam hal ini diwujudkan dalam psikologi kognitif perilaku menumbuhkan kejeniusan seorang ilmuan muslim yakni Abu al-Qasim al-Zahrawi atau yang kerap dikenal dengan al-Zahrawi hasilnya al- Zahrawi merupakan dokter yang tulus dan baik moralnya, kognitif perilaku al-Zahrawi dapat dilihat bagaimana al-Zahrawi memetakan apa yang dibutuhkan masyarakat hari ini hingga ratusan tahuh yang akan datang sehingga al-Zahrawi menekuni kedokteran dalam bidang bedah, sehingga al-Zahrawi menyipatakan berbagai alat medis dan metode pengobatan untuk proses operasi atau bedah, yang mana hal ini bertujuan untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi rasa sakitnya sehingga karyanya ini terpakai hingga saat ini. Hal ini menunjukkan moral yang baik dari al- Zahrawi membuatnya menjadi seseorang yang jenisu dalam menyipatakan seseuatu yang bermanfaat. Penelitian ini merupakan kualitatif literatur karena peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber bacaab ilmiah dan populer dan menarik sebuah kesimpulan dan menyajikan data dalam bentuk deskripsi.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author Harus Menuliskan Bukti Tulisan Asli Buatan Sendiri Dengan Melampirkan Hasil Turnitin (Jika Ada) jika tidak bisa hubungi pihak jurnal MIJI untuk Cek Turnitin .